Kulihat sebelahku telah kosong. kamu sudah bangun?” kudengar suara Linda di ujung sana. Bokep indo aku suka itu!” ujarku datar diikuti tawa kami berbarengan. Kepalaku terasa sedikit pening. “Oufh..!” Aku menghela napas sesaat. Aku tak menyahut. “Oufh..!” Aku menghela napas sesaat. “Kring.. Aneh, pikirku. Kurasakan air itu mengucur deras dari organ tubuhku yang mengeras dan panjang. Aku mencoba untuk mengingat-ingat kembali. Kepalaku terasa sedikit pening. Tangannya pun mulai mengusap-usap kedua bola zakarku, dipermainkannya lembut sambil sesekali digelitiknya dengan kuku-kuku jarinya yang panjang. Aku mengalihkan pandangan ke tempat lain, namun menjadi tersentak saat tangan penuh kerutan itu mulai meraba-raba di sekitar pangkal pahaku. Pikiranku menjadi kacau. “Hei, Roy.. Perlahan-lahan aku berjalan menuju kamar mandi. Aku merasakan suatu keganjilan. “Hehh.. Ia lalu meneruskan kata-katanya.




















