Bagai tersambar petir di siang bolong perasaanku saat itu. Bokep indo “Apa ini bu, jamu kuat ya?” Tanyaku sambil dikelilingi tawa kecil ketiga wanita yg ada sekelilingku. “Ah ya enggaklah, yaudah puasa aja seminggu gak apa apa say,,, aku ngerokok aja say diluar sambil nonton bola, boleh ya. “Emmm… Anu.. Ya jembut wanita ini memang terlihat tak beraturan, lebat dan panjang. “Iya teh” jawabku.Akhirnya kami pun berkumpul di ruang tengah, disana telah menunggu Ibu mertuaku yg usianya kira-kira 61 tahun dan teh lilis, kakak perempuan istriku yang berusia 8 tahun diatas istriku, serta anaknya putri yg masih duduk di kelas 3 SMP, ya memang dirumah ini hanya mereka bertiga yg tinggal disini. Bagai tersambar petir di siang bolong perasaanku saat itu.




















