Ketika matahari bersinar, aku menggosong. Bokepindo Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Aku sudah terbiasa seperti ini. Beberapa di antara mereka malah lebih menakutkan daripada hantu-hantu yang bergentayangan di rumah-rumah tua. Ketika hujan datang, aku membasah. Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Aku sudah terbiasa seperti ini. Dingin kota ini makin terasa. Aku tetap bertahan di tempatku berdiri, tetap menyaksikan anak laki-laki penjual kantong plastik di dekat tiang lampu merah yang juga masih berjualan. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap.




















