!1″ crooot…crooot..croooot….tiga kali semburan hangat yang kurasakan di dalam tempeku…oooh, kak feripun menghentikan goyangannya hingga kakiku kini menginjakkan di lantai, perlahan jubahku menjuntai ke bawah sampai mata kakiku…sementara jalan tol kak Feri berangsur-sngsur lemas keluar dari lubang pipisku…“Kak feri…janji akan bertanggung jawab setelah kuliah…?” sambil kupeluk tubuhnya.. Sebutlah kak Feri, Kak Arga, dan Kak Utomo. Bokep ” bener ukhti nggak papa”, tanpa sengaja kuseka dahiku dengan tangan yang basah kuyup oleh cairanku…
“oh tidak!” pikirku…untungnya dia tak sadar, mungkin dia mengira bahwa cairan itu adalah keringatku…fiiuhhh…! Pikiranku mulai kalut, air mata mulai mencair dari mataku…sementara aku berusaha meronta-ronta…Jilbab dan jubahku kusut tak karuan.“sssh…sssh…Ukhti, ini aku…Kak Feri…” bisik orang itu.lalu perlahan aku menoreh ke belakang, pelukan dan cengkeraman tangannyapun mulai dilepaskan…setelah kuyakin perkataannya benar, aku hanya menarik nafas panjang..dengan ngos-ngosan aku berkata padanya“hhmmhh…Kak Feri…maksudnya




















