bukan itu temannya ibu ku..” Kataku mencoba meyakinkan dengan wajah semeringah.Aku takut Rian memperpanjang pembicaraan yang tentu akan menanyakan asal-usul aku dan siapa sebenarnya orang tua ku. Rupanya masih ada ragu di hati Rian untuk berkenalan dengan Ibuku ku. Bokep indo jemput aku yah..” Kata ibu ku dalam pembicaraan di hand phon-nya.Rupanya Ibu mau berangkat bersama lelaki lain dan bukan Ayah tiriku.“Ibu berangkat sama siapa.?” Tanyaku. “Di minum sayang….” Tawar ku.Aku pun segera mengambilkan minuman untuk Rian. sayang,” jawabku, sebelumnya ia mengucap kan Halo.“Kamu belum tidur sayang?” Rian bertanya dengan suara yang agak berat mungkin grogi kalau telponan di malam hari, takut di dengar sama keluarganya jadi suaranya di sembunyikan dengan kecil.




















