Hingga dalam lamunanku menginginkan wajahnya juga aku terlelap. Bokepindo Dalam perjalanan aku pun beranggapan untuk mengajaknya ke rumahku.“Gimana bila mampir ke rumahku?” tanyaku. Saat tersebut juga aku meminta nomer HP nya, dan benar saja. Saat itu lumayan lama kami berbincang-bincang, walaupun melulu seputar latihan sekolah saja.Tapi tersebut sudah lumayan membuat hatiku senang. Setelah kejadian itu, pesanan lamia juga datang dan kami lanjutkan pembicaraan kami dengan mencicipi hidangan yang sudah tersedia.Selesai menguras santap siang kami, aku pulang bertanya untuk Qiu Qiu“sekarang inginkan kemana lagi na?”. Hari pun sudah berganti, dan pagi yang kutunggu juga akhirnya datang juga.




















