Geli enak tentunya. Bokep “Dia tuh lagi ngurus surat-surat katanya mau ke Malaysia jadi TKW.” lanjutnya. Aku meraih gelas dan meminumnya.Kami menghabiskan waktu menunggu kakaknya Pipit datang dengan ngobrol dan bercanda. Ngapain sih kok mau jauh-jauh ke Malaysia, kan jauh.. Aku tinggal dirumah sepupu, karena sementara masih menganggur aku iseng-iseng membantu sepupu bisnis kecil-kecilan di pasar. Dia mau ambil surat-surat dirumah kakaknya. sudah jauh-jauh balik lagi kan mubazir.. Air kendil seger lho..” begitu dia menyapaku. Di dalam perjalanan kami ngobrol dan sambil bersendau gurau.“Pit.., namamu Pipit. Masak sih kurang lagi..” balas Pipit..Di situ aku mulai berani ngomong yang sedikit nakal, karena sepertinya Pipit tak terlalu kaku dan lugu layaknya gadis-gadis didesa.




















