Wewengko menoleh ke arah Artika.“Sekarang Nona saya perintahkan untuk melakukan oral seks dengan
mereka semua, lalu Nona telan sperma mereka semuanya..” kata
Wewengko lantang membuat semua anak buahnya berteriak kegirangan,
maklum
mereka sudah lama tidak menyalurkan nafsu seksualnya apalagi yang
dijadikan penyaluran wanita secantik Artika .Artika terkesiap. Bokep Karena kalut memikirkan nasib yang
akan dialaminya, Artika akhirnya pingsan.Artika baru sadar setelah badannya ditiup hembusan angin dingin yang
terasa membekukan. “Baiklah,
terserah mau makan atau tidak, tapi setengah jam lagi Nona Artika harus
bekerja.”Artika tersentak mendengar ucapan Wewengko, hatinya bergetar, rasa
takut
mulai melanda dirinya, apakah itu berarti dirinya akan diperkosa lagi.“Tuan mau memperkosa saya lagi..?” Artika bertanya sambil
menatap Wewengko dengan air mata berlinang. Artika lalu melepaskan lilitan kain yang
menutupi
tubuhnya.


















