“Ooooo, sedaplah, Baaang…..” jerit Ita. Bokep “Bang, boleh Ita beri beruk ini raba ‘barang’ Ita?” tanya Ita kepada aku. Anehnya, beruk itu kelihatan manja bila Ita yang mendekatinya.“Beruk itu baik kok. Beruk itu kelihatan tidak mengindahkan makanan yang diberikan Ita. Pastilah dia telah kehilangan tenaga karena lama menyetubuhi Ita sehingga sekarang makan dengan rakusnya.Aku dan Ita meninggalkan rumah Kakek ketika matahari di atas kepala. “Ita cobalah bujuk beruk itu,” kataku kepada Ita. Kain batik Ita disingkapkan hingga pangkal perutnya. Ita tersenyum dengan seribu kepuasan sementara aku tersenyum puas karena berhasil melihat isteriku disetubuhi oleh beruk. Aku dan Ita setuju saja.Sebelum pulang, aku pergi menengok si Jantan, beruk Kakekku itu. Zakarnya berwarna kemerahan bila keluar dari kulupnya. “Hati-hati sedikit, nanti digigitnya,” kataku kepada Ita.Aku lihat Ita mengangkat t-shirtnya hingga ke pangkal dada.




















