Napasnya berhenti dan matanya melotot mengamati sosok yang dilihatnya di dinding ruangan itu.Ia bergerak ke kiri dan melihat sosok itu pun bergerak ke arah yang sama. Bokep Pak..! Bikin sakit.. Tanyanya dalam hati.Kemudian, laki-Iaki separuh baya itu tersenyum penuh arti. Tadi di sepanjang perjalanan, dia hampir saja sesak napas karena menahan emosi yang tidak tersalurkan pada istrinya.Rumah Sari sunyi dan sepi, seperti rumah tak berpenghuni. kalo aku ngajak lagi, kamu nggak boleh nolak..” tawar Pak Chandra tersenyum“Siap, Pak. Ayo, ngaku aja..!”Pak Chandra menelan ludah. Berani-beraninya masuk ke rumah orang sembarangan..!”
Sari menghardik.“Salah sendiri, punya pintu kok nggak dikunci..” Pak Chandra terkekeh. Ahh.. kontol Pak Chandra duakali lipat lebih gedhe dari punya suami saya yang jelek itu..”
kata Sari, kembali mengumbar kebohongan.Tapi Pak Chandra sepertinya tidak tersadar.




















