Plaakkk… tamparan tangannya mendarat di mukaku. Bokepindo sakit sekali rasanya, hingga penisku yg tadi keras horny kini menjadi lembek menahan sakit, aku berusaha melepaskan diri dari tusukan penis Jun, namun justru itu membuatnya lebih bergairah lagi, sambil mendesis-ndesis keenakan jun terus memacu penisnya keluar masuk lubang pantatku yg perawan, dia tdk perduli betapa sakit kurasakan, aku ingin berteriak, tapi aku kuatir orang-orang diluar kamar mandi menjadi curiga, maka kutegakkan saja badanku, menahan sakit. Beberapa saat kemudia aku baru tersadar kalu sedari tadi aku menyandarkan tubuhku di tembok kamar mandi menatapi pasangan suami istri itu, mereka bergegas mengeringkan badan dengan handuk nya tetapi aku tetap saja bengong, sampai akhirnya, Jun melemparkan handukya ke dadaku, aku terkaget, kulihat wajah Jun seperti seorang yg masih kesal.Sambil membuka pintu kamar mandi satu tangannya menuding ke-arah ku
“Awas




















