Hingga kedua tangannya ku biarkan meremas-remas kedua belah payudaraku itu.Beberapa menit meremas dadaku sepertinya Candra sudah mulai bosan, ia pun kemudian memelukku, dadanya mengenai susuku, dan penisnya pun mengeras dekat selangkanganku. Bokepindo Aku mulai menangis karena aku ketakutan, sesuatu yang harus kujaga kini menjadi mainan Candra, jarinya mulai menusuk hingga ke lubang vaginaku. “Boleh ga saya kirim?”, tanya Chandra.“Hapus ga lu?!”, perintahku. Air mataku terus mengalir. “Ga!”, jawabku sambil melepaskan tanganku dari penia besarnya.Ia pun tampak cemberut, ia menjawab dengan nada sedikit mengancam, “Ini buat koleksi pribadi! Apakah ia merekam hubungan seks ku dengan Mas Wahyu?Tubuhku langsung gemetaran, mungkin wajahku juga pucat. Cukup sepong saja!”, aku menolaknya. Aku perlahan menyepongkan penisnya itu. Apalagi aku tahu, Mas Wahyu seorang polisi, itu akan menjadi aib baginya jika video kami tersebar.Candra melahap bibirku seperti orang




















