Mungkin aku memiliki sedikit bakat dalam bahasa. “A-aku..” aku tidak bisa memberikan alasan. Bokep Well, namun semua hal tidak sesederhana itu saja, kan?Dia membawaku dan mengenalkanku kepada beberapa teman-temannya. Aku berusaha menarik diriku menjauh sekaligus mendorongnya sekuat tenaga pada saat yang bersamaan. (Bagi yang belum, bisa membaca cerita tersebut. Cerita ‘Am I A Gay?’, cerita ini serta cerita-cerita berikutnya yang bertema ‘Season’ akan merupakan cerita lepas yang bersambung). Tubuhku gemetaran tidak keruan, dan sesaat kemudian aku merasakan menelan sesuatu yang asin dan bibirku terasa perih. Bahuku terasa semakin sakit. Dan sesaat kemudian, ia sudah duduk diatas pangkuanku. Sepanjang jalan kami banyak bercerita, atau lebih tepatnya aku yang lebih banyak bercerita, Terutama tentang aku dan teman SLTA-ku yang bernama Opay.




















