Tdk berhenti sampai di situ, kemudian ia baringkan tubuh lemasku di atas tubuhnya sehingga pantatku tepat berada di atas k0ntolnya. Bokepindo Gua ngga setuju!” serunya dgn nada marah.“Tenang aja Ros, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! Oke?” ujarku sambil menunjuk ke arah sofa yg berada di pojok ruangan.“Tp Sis?” ujar Rosmeri dgn wajah ketakutan.“Udah, nggak apa-apa, elu nggak perlu takut..” sanggahku sambil tersenyum menenangkan hatinya, akhirnya Rosmeri pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.Sudah lima game berjalan, aku menang dua kali dan kalah tiga kali, membuat aku harus menanggalkan jaket, blouse dan celana panjang yg kukenakan hingga saat itu hanya tersisa bra dan CD saja yg masih melekat di tubuhku. Wah, badan Mas Tono memang bagus banget, dadanya keren, walaupun tdk begitu besar tp berisi. Tp aku tetap diam. Aku tinggal


















