Organ dalamnya dikeluarkan! Aku tak sadarkan diri.Aku terbangun di ruangan itu lagi. Bokep Seluruh tembok dicat warna putih. Aku mengutuki nasibku kenapa bisa jadi seperti ini. “Mita rela kok dibersihin berkali-kali sama kalian seperti ini… Mita milik kalian,” ucapku senyum-senyum. Tubuhku yang selama ini aku rawat, yang tidak ada lecet sedikitpun, kali ini dengan kerelaan hati dibikin lecet. Emang Mita kurang apa?”“Kamu gak kurang apa-apa kok cantik..”“Lha, terus? Hatiku gak kuat untuk melakukan hal biadab seperti itu.“Ya sudah, mari saya bantu…” Dia lalu berdiri di belakangku, tangannya memegangi tanganku yang menggenggam pisau.Ku lihat gadis yang terikat itu meronta-ronta begitu pisau mendekati tubuhnya. Sumpah, ucapannya bikin aku bergidik ngeri. Tapi memikirkan tak lama lagi aku akan dieksekusi di sini membuatku bergidik horni.




















