Maaf, Saya Tidak Bisa Memenuhi Permintaan Itu.

Perih nian rasanya hati ini, kenapa baru sekarang sadar bahwa aku tak pernah memperhatikan isteriku. Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Bokepindo Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja. Kenapa baru sekarang aku bisa bersyukur memperoleh isteri zuhud (**) dan ‘iffah (***) sepertimu? Selalu saja, kalau tak keasinan, kemanisan, kalau tak keaseman, ya kepedesan!” Ya, aku tak bisa menahan emosi untuk tak menggerutu.“Sabar Bi, Rasulullah juga sabar terhadap masakan Aisyah dan Khodijah. Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Tapi Abi kan manusia biasa. Namun, kemudian terlihat perlahan bibirnya mengembangkan senyum. Air mataku jatuh tanpa terasa. Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah.

Maaf, Saya Tidak Bisa Memenuhi Permintaan Itu.

Related videos