Dengan wajah masih menunjukkan kekikukan, cemas dan khawatir ia menggandeng gadis muda disebelahnya masuk ke dalam lift.Cinta menghembuskan nafas lega. Bokep “Hhhmm… gimana ya?”, ucap Cinta ragu.Sementara Cinta terlihat berpikir, tangan kiri Om Ridwan mulai bergerak menuju paha sang gadis. “Loh terus?”, Om Ridwan terheran. “…Om juga pengen bookingkamu”.“Om…!”, ekspresi wajah Cinta bertambah tegang. Masuk akal bagi Cinta karena dilihatnya Tante Vera – begitu biasa Cinta memanggilnya, memang terlihat lebih sibuk di luar rumah.Tante Vera lebih mengutamakan bisnis berliannya ketimbang mengurusi keluarga. Hal ini dikarenakan, nomor ponsel ini hanya ia gunakan untuk menerima booking-an. Om Rudi melepaskan jabatan tangan mereka. Cinta tahu benar kalau posisi kakinya saat ini membuat apa yang seharusnya tidak terlihat, menjadi terlihat.Lirikan Cinta berubah menjadi tatapan tepat saat laki-laki itu mengalihkan arah pandangannya.




















