Sehabis jam kantor, ku arahkan mobilku langsung pulang. Matahari mulai menampakan diri di ufuk timur, kuputuskan untuk keluar dari kamar ku untuk membuat secangkir kopi di dapur. Bokep Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. cerita sex
Sebegai laki-laki normal, firasatku mengatakan bahwa ada sesuatu yg ingin dikatakan oleh Susi tetapi dia masih malu karena sikapku yg masih begitu cuek, kucoba untuk memberi perhatian sedikit untuknya. “kamu masih belum nerima kenyataan kalo kita udah nikah ya?” tanya Susi pelan,
“dulu sih iya,,,, tapi sekarang udah nggak,…abis kamu baik, cantik lagi” gombal ku
“ih gombal,.” Balas Susi, sambil mencubit pinggangku
“kalo aku sih pasrah aja ama orang tuaku mau di suruh apa juga, yg penting pekerjaanku nggak keganggu” sambung Susi
“aku mau minta sesuatu sama kamu” lanjut Susi
“minta apa?” tanyaku
“ehm,,…gimana ngomongnya ya..” jawab Susi
“udah,.




















