Awalnya tidak ada yg aneh. Aku merebah di bathtub dan Mardipun menindihku. Bokepindo Tapi saat itu aku ingat betul aku sama sekali tidak ingin menegur atau memarahi kekurangajaran dia.Keesokan harinya Mardi kegirangan saat dia tau bahwa minuman oleh2nya sudah mau habis. Aku jadi ragu untuk keluar. Saat itu suamiku masih ada dan belum berangkat kantor.Saat aku berdandan aku bingung, apa yg telah terjadi. Sebelum jam makan siang Mardi sudah bisa datang di restoran. Kini aku berdiri telanjang bulat di depan Mardi. Aku tidak bekerja di kantor lagi, tapi membuka sebuah restoran kecil2an. “Kok yg disabuni itu aja?” tanya aku. Mardi menawarkan mengantarku pulang menggunakan motor karena dia tidak bisa nyetir mobil.




















