ooghhh.. Bokepindo dari mana ?”bisikku ke kupingnya, tercium bau parfumnya yg enak banget.. penjual makanan sudah beberapa kali naik-turun, tak lama.. si “dd” tambah bangun, aku lebih mendekat, aku cium kupingnya.. aku lepas kancing bluesnya, aku remas teteknya, mm.. jadilah kami pegangan tangan.. “pasar minggu ya pak..” kataku pada sopir
beberapa ratus meter kami masih saling diam.. sambil melirik ke arahku dan aku senyumin dia, di bawah jempatan penyeberangan uki dia berdiri, aku coba deketi. lalu aku menoleh ke arahnya.. ” tambahku.. dia nawarin gorengan ke aku.. namaku nino.. lalu aku menoleh ke arahnya.. mba sudah berkeluarga ?”
“sudah rhin.. tau aja dia kalo aku sama cewe sexy (ups..aku manggil dia sayang ?) eehmm..




















