Sesekali ku telusuri dengan tangan tubuh mulus maya, dan kembali ku kupeluk dengan penuh kelembutan seakan tak ingin moment ini segera berakhir.Cukup lama kami saling berciuman, semakin lama semakin memuncak ciuman kami. Bokepindo Dan aku pun bergegas ke belakang villa takut terjadi apa-apa dengan Maya.“Kenaaapa maayy… Kamu ga apa-apa?” Tanyaku kepada Maya yang aku lihat sedang menutup mulutnya.“Ini kamar mandi ga ada pintu, ga ada kaca, keliatan banget dari tempat tidur. Tapi lu terlalu cuek cuma beraninya liat-liat doank.” Tambah Maya yang kemudian ia membalas pelukanku di atas bahuku. “Ehh lu, ga galau laaahh… Gw mau liburan ke lombok. Kami pun naik mobil yang telah menunggu untuk mengantar kami ke hotel “JK”.




















