“Dia baru keluar kota, urusan kerjaan.” Jawabnya. Bokep Hehehehe…” Jawabnya sambil senyum-senyum. “Gak lah Be. Mmmmpppphhhh nikmat banget rasanya, Tp kali ini Damar mempercepat kocokannya. Kadang aku jengkel dan merasa tak adil punya teman yg egois sendiri. Aku ga peduli cewek kamu.” Jawabku sedikit ketus. “Ya sebentar aja, ntar keburu ada temen-temen.” Jawabnya.Dgn santai aku berkata“Hmmm, Mar, aku ini manusia, bukan sexdoll, aku juga butuh dipuaskan, bukan cuma memuaskan. Ooooogghhghh Damaaarrrr.”Damar ikut bergoyang meski dia yg sedang berada dibawah, dia menghentakan pinggulnya keras-keras sampai mentok dan rasanya terasa seperti kena ulu hatiku. nikmat banget, meski agak sedikit terkaget-kaget.-Tiba-tiba terdengar suara motor berhenti depan pintu.




















