“Gimana, enak nggak San?” tanyaku dengan suara yang sedikit gemetar. Bayangannya waktu mandi terus berada di benakku. Bokepindo Atapnya sangat berdebu dan banyak kabel listriknya. Tidak terlalu lebat, dan menurutku termasuk tipis, tapi siapa yang peduli.Aku ngintip terus, sampai dia sirami badannya dengan air, lalu mengelap badan, memakai CD warna putih, celana pendek, dan kaos, tanpa BH. Aku sebenarnya tidak tahu caranya memijat orang, cuma aku punya pengalaman beberapa kali ke panti pijat. Pelan dan sedikit bertenaga. Saat itu posisi badannya tidak telungkup lagi. Pemilik kost tersebut jarang datang dan anak kost bisa melakukan apa saja di kost tersebut. Kadang ke diskotik di jalan Cihampelas. Dengan berjingkrat-jingkrat aku sampai juga ke atas kamar mandinya. Tapi aku tidak berani memijat pahanya terlalu ke atas. Waktu Santi menunduk untuk ngambilin koran, dari kaosnya yang




















