tidak menepati janji! Kembali ke cerita dulu setelah menggarap tubuh tante rima dan memasuki hari kedua diantara 12 hari itu aku sudah merasa sudah tidak kuat untuk menahan gejolak nafsu birahiku. Bokepindo ‘tegang ya? …..ooouuuuhhh…terussssss….uuuuuuhhhh…jangan berhenti ya…. Rima(tanteku) sebagai ratuku dan Vina(anaknya tante) sebagai selirnya. Sungguh lembut sambutan tangannya, lambat tetapi syarat akan nikmat syahwat.Aku merem melek dan mendesah keenakan untuk memancing nafsunya. Walau sempat terkejut dan risih, tetapi Vina memahami dan kasihan kepadaku. Karena lelah, aku langsung merebahkan badan dan tidur dengan harapan bisa nyenyak dan terbawa mimpi. Rengekku. Aku bersorak riang di dalam hati, memanfaatkan setiap peluang yang ada. Aku kaget karena dia menganggap biasa dan tanpa ragu mengakui sudah tidak perawan.




















