Saat aku menggeser posisi dudukku Roni menarik tanganku, sambil merangkul bahuku. Bokepindo Kurang lebih 30 menit hari hampir pagi jam 4.23 Wib aku menghubungi Ramah melalui ponselnya. Yang pasti aku tidak tahu persis apa cerita orang itu, hanya melihat Ramah dipeluk silaki-laki tadi dengan erat sambil mencium bibir Ramah di tengah-tengah lampu yang samar-samar. Aku jawab “kayaknya hujannya ini lama tante”. Roni mencium leherku dan kupingku, aku meronta dengan kecil sambil mengatakan jangan bang, nanti kalau kita sudah kawinkan abang bisa melakukannya. Tubuhnya yang mungil dan cantik di terpa angin yang kencang. Aku termenung sejenak memikirkan cara apa lagi kubuat untuk mengajak Ramah menceritakan kisahnya. Ramah mulai buka cerita dengan sifat yang agak malu-malu, sambil mengatakan “bang cafenya sudah mau tutup kita cek in yo? Berawal dari ceritanya gadis cantik ini sangat




















