Tapi dia masih duduk di semester dua. Bokep Rutukku lagi dalam hati. Bisa dibilang, si Willy ini piaraan Mama. Hampir dini hari malah. Batangnya gemuk, segemuk botol coca cola yang sedang dipegangnya. Kalau orang melihat kami saat itu, mereka tidak mengetahui kalau kami baru saja orgasme tadi. Entar aku jadi incest lagi. Di pekerjaanpun ia tetap paten. Umurnya hanya lebih tua dua tahun dariku. Karena itu aku dan adik-adikku tak pernah protes dengan apapun yang dikerjakan oleh Mamaku. Aku tak ingin kehilangan momen yang indah itu sedetikpun. Dari banyak cowok, si Willy yang paling sering dibawa Mama ke rumah. Saat menatap ke arah sana aku kembali kaget. Dasar nakal. Papa suka rese. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat.




















