“jangan ganggu dirinya pak..!!! nah , ada siapa lagi di rumah ini..?” tanya Panji
“adik saya pak , di lantai atas ” jawab Ana gemetar
“panggil dirinya ..”
Ana ragu sejenak , tetapi intimidasi dari gogon memakai pistol membikinnya akhirnya menyerah
“Tika…..!!! Bokep bapak telah berjanji ” teriak Ana histeris. entah merasa lelah alias terbukti telah puas mengamuk , Panji kemudian terdiam sesaat ,lalu memandang tajam pada gogon. jangan ganggu adik saya, saya mohon..!!! Panji tersenyum penuh kemenangan lalu mengatakan ,
“tenang saja , tidak ada yg wajib matikali ini, asal kalian berdua menuruti semua perintahku “
Panji terus mendekati Tika yg terduduk pasrah, khawatir bakal keselamatan kakaknya , Tika tidak melakukan perlawanan saat Panji meraba raba sekujur tubuhnya , jemari Panji membelai pelan paha mulus Tika seolahsedang mengelus karya seni yg sangat mahal.




















