Setengah dari rokoknya telah habis ketika kulihat Iswani keluar dari pintu kamar dengan menggunakan kaos oblong besar dan celana pendek sebatas paha. malam itu aku hanya dapat tidur nyenyak 3 jam saja. Bokep indo “Rugi!”, jawabku singkat dengan bergurau tanpa kupikir akibatnya. “Itu karena pikiranmu belum dewasa. “Terus yang mengantar Mbak ke bus di Balikpapan, suami yang ke berapa?”, tanyaku halus. Kepuasan yang kuperoleh mengantarkanku pada dunia mimpi. “Nggak apa-apa Mbak, cuma mikir kerjaan besok”, jawabku santai. Setelah melahap 3 potong roti, aku bertanya padanya, “Dari mana saja Mbak kok dapat roti enak?” “Tadi aku silaturahmi ke tempat saudara-saudara dan pulangnya dibawain ini”, jawabnya. Sementara itu Iswani melepas pakaiannya hingga tinggal ber-BH dan celana sambil mengambil handuk kering dari tasnya.




















