Bulu kudukku langsung merinding jadinya. Mayat itu sengaja aku angkat agar ia duduk di atas pahaku. Bokepindo Dan mendudukkannya di pinggir ranjang. hmm..” pikirku cepat. Aku akan melakukan oral seks dengannya.” pikirku. Jangan-jangan masih perawan. Sebelum dimasukkan ke lemari penyimpanan sementara (karena menunggu keluarga si mayat mengambil jasad itu), saya harus memandikan mayat-mayat itu di sebuah kamar mandi khusus. Tapi tetap saja cantik sekali. Pikirku lagi. Kisah ini terjadi sekitar 5 tahun yang lalu, saat saya masih bekerja di sebuah rumah sakit swasta di kota Bandung. Yang penting, nanti malam, setelah semua sepi, aku akan ‘mengerjai’-nya dengan senjata andalanku yang siap setiap saat.Seperti biasa, kumandikan mayat baru itu dengan penuh semangat. Aku jadi agak susah bergerak maju mundur. Masa dia bisa tiba-tiba mati..?”
“Ya..




















