Aku merasa benar-benar mencintainya. Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang. Bokep “Ok Ricky, Biar bagaimanapun.. “Rick, aku harus pergi sekarang,” ia diam sejenak, “Nanti sore kau boleh telepon aku.”
“Thanks Fell,” aku berdiri mendekat, kukecup keningnya dan kutinggalkan ia. Gawat pikirku. Aku merasa benar-benar mencintainya. “Duduklah dulu, kopimu sedang dibuatkan.”
Masih pura-pura lesu, aku kembali ke tempat duduk asalku.“Kamu kenapa lagi Rick?” Felly bertanya dengan lembut. dengan dada berukuran 34B. Aku juga dapat sebenarnya. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. Sampai-sampai sempat aku berpacaran dengan 2 wanita lain sekaligus ketika aku berpacaran dengannya. Ia selalu sengaja memakai baju-baju kerja yang menonjolkan keindahan tubuhnya. “Hey, kenapa lo?”
“Hhh, nggak apa-apa,” jawabku sambil berusaha berdiri dan menegak-negakkan badan.




















