Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Erik dari sebelah pintu yang sedikit terbuka. Jantungku terasa berhenti mengingat kejadian itu. Bokep Aku tetap melihat perbuatan Erik tanpa berkedip sambil berlinang air mata.Erik masih melanjutkan permainannya bersama wanita cantik itu, dia menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dengan sangat cepat. Aku mulai sedikit meronta sambil berteriak. Kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan ketika aku berusia 11 tahun. “Halo.. Erik melakukan gerakan menghentak itu secara teratur, dan tiba-tiba aku merasakan getaran yang sangat hebat dalam diriku, aku merasakan ‘liang’ku
menyempit karena otot-otot di tubuhku menjadi tegang. Erik masih menindihku dan mulai menciumi punggungku.“Hhhmm.. Aku nggak marah kok. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Erik merebahkan wanita itu ke tempat tidur dan menindihnya, tangan Erik bermain-main dengan tubuh wanita itu, menciuminya dengan membabi buta, menciumi leher,




















