Crott! Fenty tersenyum
– lalu mencium pipi Papanya lagi berkali-kali. Bokepindo Kontol Ganjar yang masih basah oleh cairan memeknya segera dikulum han dihisap kuat sambil dikocok pelan. “Tidak usah makan siang, Pa…” kata Fenty manja. Ganjar tak menjawab. Darah Fenty berdesir karenanya. Waktu kita sedikit sayang. Papanya lalu mencium bibir Fenty. Tapi setelah punya anak 2 sekarang ini, aktifitas itu berhenti karena usia Papanya yang sudah uzur. Fenty kemudian melepaskan pelukannya lalu merendahkan tubuhnya hingga jongkok. “Fenty pengen, Pa..” pinta Fenty berbisik. Fenty juga sama. Enak sayang…” bisik Ganjar ketika Fenty mengocok kontolnya. Crott! Ganjar tak menjawab. Lalu mereka segera masuk kamar. “Mau makan siang dimana?” tanya Papanya. Badannya bersih dan tegap. Malam harinya, ketika mereka sedang nonton TV, Papa dan Mama Fenty segera bangkit dari tempat duduk karena sudah waktunya jam tidur.




















