Kulitku sawo matang seperti kebanyakan gadis jawa, rambut lurus panjang berwarna hitam sepunggung. Tangan dan kakiku dipegangi.Pak mahmud berkata:“Neng, kalo neng diem, kita janji deh ga bakalan bikin neng kesakitan, malah kita puasin.”Aku diam saja melihat mereka, pikiranku antara sadar dan tdk, aku merasa kepanasan seolah ikut bergairah meladeni mereka. Bokepindo Waktu itu sekitar bulan November, ketika Jakarta memasuki musim hujan.Aku pulang dari rumah teman sekitar jam 8 malam dgn menggunakan ojek. Semakin lama aku semakin tdk sadar dgn apa yg ku perbuat.“Ooohhh .. Pak iwan dan Pak andi mulai melepas kancing seragamku sedangkan pak mahmud menyingkap rokku dan mengelus-elus pahaku. Ketika aku sadar, aku sdh kembali berpakaian dgn kusut. “nikmat sekali meqimu, sayang. Tp beberapa saat kemudian, tangan mereka mulai nakal menggeraygi pahaku yg masih terbungkus rok abu-abu. Ketika mereka sdh




















