Karena basahnya ‘Veggy’ Lia, dengan mudah ‘Mr. Bokepindo Lia memeluk badanku dengan erat, lupa bahwa aku adalah majikannya, dan akupun melupakan bahwa Lia adalah pembantuku, aku memeluk dan menciumnya dengan erat.Dengan muka sedikit malu, Lia tetap tertidur disampingku di sofa tersebut. Tidak berapa lama dari suara langkah yang kudengar tadi, Lia pun mulai tampak di pintu masuk, setelah mengetuk dan meminta izin sebentar, ia pun masuk sambil membawa sapu tanpa menunggu izin dariku. Penny’ku untuk masuk.Dengan membuka pahanya lebih lebar dan mendiamkan sejenak ‘Mr. Dia mengangguk dan berjanji akan mencukurnya.Sejenak aku perhatikan wajahnya yang tampak beda, merah padam. Semakin baik pikirku. Penny’ku, terasa Lia agak rileks. Penny’ku yang hanya tertutup handuk akan terlihat sepenuhnya oleh Lia. ‘Mr. Penny’ku yang membesar dan memanjang, terpampang jelas di depan matanya. ‘Mr. Sementara aku sibuk menaikkan




















