Kamu khan baru mulai cuti 2 (dua) minggu..” sergahku. Tanpa curiga apa-apa pihak keamanan hanya tersenyum saat aku tiba dan mendorong koperku itu masuk ke lift.. Bokep saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Jadi bagiku sungguh tepat momentum yang kudapatkan untuk menculiknya. Serta merta aku menggenjot tubuh Miranda mulai dari perlahan hingga semakin cepat berirama.“Ooh.. Kalau enggak aku lakban lagi mulutmu!!” ancamku seraya bersiap-siap merobek lakban.. Aku memang sudah mempelajari kehidupannya. Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Mirandaku yang sexy itu. Miranda yang mandiri ini memang hidup jauh dari Ayahnya di Surabaya. Mmmpphh.. Aku mulai mengenalnya dalam sebuah pertemuan, dia adalah supervisor bagian valas disebuah bank terkemuka di ibukota. “Bentar.. Aku telah memarkirkan Mitsubishi Kudaku 10 meter sebelum kantornya..




















