“Jangan Mas.. Haa..!”
“Tenanglah Miranda, kamu aman di sini.. Bokep Jam 13.00 aku mampir ke rumah untuk melihat keadaan tawananku.“Halo Miranda.. “Bentar.. Payudaranya yang berukuran 36B itu.. Sisa 4 hari lagi Miranda cinta ku akan kembali bekerja; aku mengembalikan keberadaannya sebagaimana korban penculikan.. Ugh,” kalimat yang pasti akan keluar dari mulut Miranda sambil meronta-ronta.“Wallah.. Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. Jangan macem-macem, nanti jam 18.00 aku kembali,” ujarku sambil membiarkannya terikat tanpa menyumbat mulutnya.Dua hari sudah aku menyekap Miranda di rumahku. Kalau enggak aku lakban lagi mulutmu!!” ancamku seraya bersiap-siap merobek lakban.. Aku akan menjadi ayah untuk anakmu”Miranda hanya bisa menangis terisak-isak.




















