mauu.., ke.. Bokepindo Bu Siska berdiri didepannya. Lidahnya dijulurkan kememek Bu Siska. Aku mendekati pintu ruangan, suara-suara itu semakin keras. Begitu mendekati ruangan Bu siska, aku terkejut. Dikasih enak aja takut!” kata Bu Siska jengkel.Matanya meredup, memohon pada Pak Rio. Pak Rio mendekatinya. ke.. Dengan tergesa-gesa aku balik lagi ke sekolahku. Merasa mendapat angin segar. Kontol Pak Rio berkedut-kedut, otot-ototnya menegang.Dan crott! isep.. sayang.. Crott! Satu malam bisa sampai empat kali. Klecot!Klecot! Kedua pahanya kupegang erat.“Ja,.jangan.., Don” teriaknya ketika kepala kontolku menyentuh lubang anusnya.Aku tak memperdulikannya. Bu Siska membungkukkan tubuhnya, hingga wajahnya pas diatas selangkangan Pak Rio. Kuarahkan kelubang anusnya. Aku mendekati arah mereka.




















