Tiba-tiba pintu kamar yang lupa kami Kunci pun terbuka. Aku hanya tersenyum dalam hati. Bokep Sepanjang jalan, aku gandeng tangannya. Pengecut!!!Siang itu, aku sedang ngobrol dan bercanda-canda dengan Tia di teras Depan Kantor. Uffftgh..aman..pikirku licik.Waktu sudah menunjukkan puluk 9 malam.Kami semua berkumpul di ruang karaoke. Evi hanya menggelengkan kepala, seolah tidak bersemangat menanggapi kehadiranku. Aku hanya sanggup menganggukkan kepala. Malam yang sangat dinginpun menjadi hangat oleh sentuhan-sentuhan tubuh Evi. Aku malah jadi geli melihat Evi cemberut kecewa.Untuk long weekend minggu depan kami, teman-teman satu kantor berencana refreshing ke suatu tempat di pinggiran kota Cirebon. Sebut saja namaku Dewi. Oh my God … perasaan apa ini. Oh my God … perasaan apa ini. Ya Tuhan … begitu naifnya hamba Mu ini.Pagi itu Tia mengajakku berenang, tp aku menolak karena aku memang tidak bisa




















