Tak berapa lama aku tiduran, terdengar ketukan pada pintu kamarku. Bokepindo Malam itu rasanya dingin sekali, jalanan basah karena hujan beberapa saat yang lalu. Dia agak sedikit kecewa.Akhirnya kami sampai rumah, dan Aryo langsung masuk kamarnya di rumah induk. Aku terburu-buru ke kamar mandi. Aku tidak mau dia tahu kalau ternyata yang di dalam VCD ini bukan seperti yang ada di benaknya. Dan tak lama kemudian aku dan Aryo sudah berada di atas motor, pulang. Tar habis ini saya mau ke tempat DJ”, kataku. “Mas Den, Aryo boleh ikutan nonton?” tanyanya sambil senyum-senyum. Kok ngeliatin Aryo aneh gitu?”
Aku tersenyum, “Nggak, Mas Deni pikir setelah diliatin lama-lama kamu kok nggak mirip ama mama papa kamu.. Tante mau nitip si Aryo ke kamu, soalnya Tante pergi dengan Oom, dan si Aryo nggak Tante ajak,




















