“Habisnya si Willy itu ganteng banget sih. Bokepindo Aku dan Toni pernah bawa perek ke rumah. Dia sedang menenggak coca cola dari botol. “memang lo enggak bisa liat, gue lagi ngapain,” jawabku cuek. Rasanya malam itu aku susah untuk tidur. Pandanganku kualihkan ke lemari es. Kupandangi kontol itu dengan teliti. Si Mimi enggak bohong. Ia tak merasa ada yang aneh dengan kejadian semalam. Ck.. Eits. Panjang banget. Kayaknya, buatnya itu hal yang lumrah saja. Gila men. Entah kenapa. Dia masih kelas tiga SMU. Gawat kalau ia tahu aku sedang serius mengamati detil kontolnya itu. “Gila lo,” kata Mimi. Mataku jadi suka mencuri pandang ke arah selangkangannya. Dasar maniak tuh si Mimi. Karena ada bantuan penerangan dari lampu lemari es.




















