Pesona yang membutuhkan sanjungan dan pujaan.“Periksalah, Jhony. Bokepindo Aku menengadah.“Kurang jelas, Jhony?” Aku mengangguk.Mbak Lia tersenyum bandel sambil mengusap-usap rambutku. Aku terpana. Mbak Lia terkejut sejenak, kemudian ia tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku.“Rupanya kamu sudah tidak sabar ya, Jhony?” katanya sambil melingkarkan pahanya di leherku.“Hm..!”“Haus?”“Hm!”“Jawab, Jhony!” katanya sambil menyelipkan tangannya untuk mengangkat daguku. Menggosok-gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalam-dalamnya. Pasti ia menggunakan G-String, kataku dalam hati. Sambil menatap pesona di depan mataku, saya menarik nafas dalam-dalam. Setelah menghempaskan pinggulnya di atas dingklik kerjanya yang besar dan empuk itu, Mbak Lia tersenyum. Dan bila kami terlibat dalam pembicaraan yang cukup serius, ia tidak menyadari roknya yang agak tersingkap.




















