Dengan pelan-pelan ku angkat karet pinggang celana dalam Ayu dan menurunkannya sedikit demi sedikit, “astaga sungguh indah memek perawan” “seperti mimpi akhirnya bisa kulihat secara langsung memek Ayu”, pelan tapi pasti ku turunkan celana dalam Ayu sembari sesekali melihat wajahnya, karena aku takut dia terbangun. Bokepindo Kalo enggak ada acara tolongin ayah bisa gak?” “tolong apa nih yah?” kujawab dengan antusias “kamu mala mini nginep aja, besok agak siangan kita jalan ambil mobil” “ok, ya udah yah saya bisa” aku jawab “ya udah ayah masih dirumah sakit pulangnya kayaknya pagi deh, kamu jagain rumah yah” “ok ayah”, setelah percakapan itu Dilla bertanya dan kujelaskan sembari berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan badan.Jam dinding menunjukan pukul tujuh malam, Dilla menagih janji untuk menemaninya nonotn DVD, kutemaniDilla nonton DVD dan Ayu pun ikut serta




















