Syukurlah di tengah kesibukannya, ia masih sempat meluangkan waktu untuk mendengar curahan hatiku.“Hallo… sudah lama nunggu Di?” Bimo tersenyum menghampiriku.Bimo mengenakan atasan setelan hem biru lengan panjang dan dipadukan dengan celana panjang hitam. “Kita bisa kok mengantarmu ke tempat gadis-gadis cantik yang akan memuaskanmu, cinta satu malam, puas, tanpa komitmen, bayar, pulang deh berkumpul lagi bareng keluarga” Rio turut menimpali.“Ok deh, thanks ya sob masukannya, aku pikir-pikir dulu.”“Iya tapi jangan terlalu lama mikirnya, keburu digaet pak bos tuh si Siska, tahu sendiri bos kita nggak bisa diem lihat cewek bohay dikit” kata Rudi.Untuk berselingkuh dengan wanita lain aku masih belum berani, demikian juga untuk berzinah, tidak pernah ada dalam kamusku. Bokep indo Aku ikut senang dan mendukungnya.




















