Aku jangan berusaha melarikan diri dulu. Aku mencoba meronta, tapi apa daya tangan dan kakiku terikat. Bokepindo Tapi kini, setiap memikirkan nasib diriku yang akan dibunuh dan dijadikan makanan orang-orang itu membuat aku jadi hornian. Oh Tuhan… tidak… tolong… aku mau pulang… Pa… Ma… tolong Mita… seseorang… keluarkan aku dari sini!! Peralatan mandinya juga lengkap, tapi masalahnya kamar mandi ini tidak ada pintunya.“Kenapa? Mungkin di gudang atau bekas pabrik. Perih banget rasanya. Aku ingin lebih. Dia terus mendoktrinku kalau dibunuh dan dijadikan korban kanibal itu nikmat. Memikirkan itu aku jadi tidak bisa tidur. Aku terus berlari meskipun tidak tahu arah tujuan langkahku. Aku hanya mengangguk terisak.“Nah… sekarang makan” Dengan ketakutan aku turuti perintahnya.




















