Perasaanku saat itu tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Bokepindo ee.. Biar bagaimanapun, toh aku masih orang Timur. Mengunyah kelamin Felicia adalah mungkin hal paling erotis yang pernah kualami. “Betul, betul.”Dipejamkannya kedua mata dan kepalanya semakin menengadah saat jari-jariku bergeser lebih jauh ke bawah sampai seluruh permukaan kelamin Felicia terlindung oleh telapak tanganku. “I’d rather you ***** me instead”, sahut Felicia, suaranya menyerak seksi, nafasnya panas di telingaku. “aah, ahh, yess.. “Apa?” kataku. Orgasme yang kurasakan betul-betul intens, sumpah mati saat itu aku menyaksikan bintang-bintang.“Kalau kita tinggal di ranjang sepanjang hari”, ujarku setelah pada akhirnya berhasil mengatur napas kembali,
“Kapan kita makan?”
“Kalau kamu lapar, kamu bisa lahap vagina saya saja.” jawab Felicia,
“Ah, kamu ini memang benar-benar nakal!” seruku dan kami berdua pun tertawa-tawa.Kemudian aku pun kembali menciumi tubuhnya, menelusur kembali ke bagian bawah.




















