Aku tak bisa berkata-kata lagi dan kupeluk tubuh Ibu dengan erat. Bokep Ya, itu nama wanita yang pernah menjadi pacarku itu menari-nari dalam setiap desahan nafasku. Beberapa lama kami menghabiskan waktu mengobrol tentang banyak hal, ayah yang telat pulang, kuliahku yang tak kunjung kelar, sikapku yang banyak berubah sepeninggal Vira dan obrolan kecil yang kadang membuat kami cekikikan. Kuambil tissue yang ada di tepi ranjang kubersihkan vagina Ibuku sekenanya lalu, kuambil bantal untuk mengganjal pinggulnya sehingga spermaku dan cairan vaginanya berhenti keluar. Tapi kejadian malam itu membuat segalanya hancur berkeping-keping hingga tak menyisakan asa. Dan itu yang membuat kami serasa teman sebaya.




















