Didesa itu Clara di sambut oleh perangkat desa itu dan kepala desa. Bokepindo Selain itu Clara akan menikah dengan Soni tunangannya beberapa bulan lagi. lalu ia tetap diam diatas tubuh Clara. Padahal selama saya pacaran dan tunangan belum pernah seperti ini.” terang Clara.Pak Mamat manggut-manggut mendengar perkataan Clara. Clara tak enak hati jika ia meninggalkan Pak Mamat sendirian malam itu karena Pak Mamat telah banyak membantunya. Selama mereka pacaran hanya diisi dengan makan malam dan kadang nonton. tamat Mungkin karena suasana dan cuaca yang dingin membuat Clara membiarkan tindakan itu. Cuaca malam itu tetap hujan deras dan dingin udara terus menusuk tulang, Pak Mamat mengerti jika Clara khawatir sebab ia masih perawan, namun tekadnya sudah bulat bahwa malam itu Clara harus bisa ia gauli.Dalam kebisuan sikap Clara saat itu, Pak Mamat kembali




















