Selama dia berjalan ke arah dapur saya melihat pantat bu fani serasa ingin di tepak aja. Bokepindo Ketika itu saya dapat tugas dari kantor survey konsumen di Kavling Anggrek No. “Gimana bu enak engga?”. Setelah ±10 menit saya menjelaskan akad kreditnya, akhirnya saya meminta ibu feni menanda tangani dokumen-dokumen yang harus di tanda tangan tidak lupa juga saya meminta dokumen yang harus di lengkapi lagi. Tangan saya pun tidak abil diam dua-duanya saling meremas tetek dan memilin puting bu fani. Setelah pak rudi memperkenalkan marketing baru akhirnya saya pamit untuk melanjutkan survey. Ternyata bu fabi masih di dapur sedang menunggu air panas mateng, karena sudah ngerasa horni ngeliat bu fani. Biru mau menanyakan apa benar ibu yang mengajuka surat kredit ini?.” Jawab saya sambil menahan si otong berontak dalam celan.




















