Mukanya yang sedikit hitam bertambah gelap. Waktu mengambil rumput sapi aku memikirkan semua yang terjadi, segalanya begitu fantastis. Bokep Berpandangan. Dengan segera Bu Rochim membawanya ke dokter. Lalu siapa? “Ya”
“Kalau begitu, duduklah di pangkuanku”Aku kaget, tapi tanpa berkomentar aku lalu duduk di atas pahanya. Celana seragamku aku rendam di kamar mandi.Aku menuju dapur, lalu makan bersama Kak Tina. Jadi siapa? Sudah bisa dapat anak”. Pantas, Kak Tina tak mengijinkanku membacanya, pikirku. “Sapto. “Emangnya..?” tanyaku heran. Rasa penasaranku makin bertambah.Suatu siang sepulang sekolah, rumah tampak sepi. Aku nyaris tak percaya. “Ini? Kumasukkan kembali novel-novel itu. “Mulai sekarang, hati-hati bergaul” Katanya. Sedang Kak Tina ke dapur. Inilah pertama kali aku menyentuh dada seorang gadis, sepanjang umurku. Aku menutup bagian depan celanaku yang basah dengan tas sekolahku. Suatu rasa yang tak pernah aku rasakan sebelumnya.Aku




















