Dipisahkan oleh tembok belakang sebuah rumah.Teman-teman kosku waktu itu bernama Mbak Mamiek, Mbak Mur, Mas Prayitno, Mbak Srini, Indarto, Sularno dan pemilik Kos. Bokepindo Baju seragam Lasmi bagian depan sudah awut-awutan padahal ini adalah hari senin.“Hhh….”
“Hhhh…hhh…”Hanya desah napas kami yang terdengar. Kini Lasmi menggigit bibir bagian bawahnya, wajahnya sedikit tegang sementara wajahku pun demikian, genggaman tanganku sedikit gemetar ketika aku dorong pantatku kebawah.“Sreet… sreeettt…”
“Mpphhh…”Erangan lirih dari mulut Lasmi katika separuh kontolku sudah menghujam masuk. Lasmi sambil membersihkan dengan tangan kirinya badanku yang sedikit berdebu memandangku mesra, duh bening mata itu menusuk lekat ke dalam kalbuku.“Padahal aku jam pertama ada ulangan fisika.”
“O ya?”
“Biar saja,” sambil aku belai rambutnya yang tergerai. “Baru pulang mas?”Aku mendekat, dia hanya mengenakan celana pendek olahraganya dan berkaos tanpa lengan sedang membaca sebuah novel.




















